KATATIVI.COM: PT Bio Farma (Persero) menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dengan total nilai mencapai Rp2 milyar lebih pada momentum bulan suci Ramadan 1447 H.
Bantuan dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dan karyawan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma disalurkan dalam kegiatan buka bersama jajaran komisaris, direksi dan karyawan, Jumat (6/3) lalu.
Mengusung tema ‘Menunaikan Amanah, Menyambut Berkah di Bulan Ramadan’ kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Bio Farma sebagai BUMN kesehatan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tidak hanya melalui produk dan layanan kesehatan, tetapi juga melalui program pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.
BACA JUGA:Â Realisasi Opadi Selama Ramadan Capai 90,14 Persen
Komisaris Utama Bio Farma, Tugas Ratmono mengatakan, kepedulian sosial adalah bagian penting dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat. Ramadan ini, kata dia, menjadi moment tepat untuk memperkuat nilai integritas, amanah dan kepedulian sosial dalam menjalankan peran sebagai perusahaan milik negara.
Perusahaan BermanfaatÂ
Sementara itu, Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya menegaskan, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dia berharap, bebagai program sosial yang dijalankan secara konsisten dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat peran strategis BUMN dalam pembangunan nasional.
Adapun bantuan yang disalurkan, di antaranya beasiswa bagi mahasiswa binaan UPZ Bio Farma Rp600 juta, bantuan renovasi rumah tidak layak huni Rp500 juta dan dukungan kegiatan Ramadan Rp320 juta.
Kemudian bantuan sembako Rp200 juta, santunan marbot Rp160 juta dan santunan anak yatim Rp100 juta.
Tidak hanya itu, Bio Farma juga menyalurkan bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program kambing perah ‘Mustahik to Muzakki’.
Perusahaan juga memberikan santunan bagi penyandang disabilitas serta dukungan bagi rumah singgah.
(LIN)