Komitmen Berkelanjutan: Bio Farma Sabet Dua Penghargaan Nasional Bergensi 2026

KATATIVI.COM: PT Bio Farma (Persero) kembali mengokohkan posisinya sebagai pemimpin industri life science tanah air yang tidak hanya unggul dalam bisnis, tetapi juga matang dalam komunikasi publik dan kepedulian sosial. BUMN farmasi ini sukses memborong dua penghargaan nasional sekaligus dalam ajang bergengsi Indonesia CSR Awards 2026, di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Dua penghargaan tersebut adalah Best Corporate Media Impact 2026 pada ajang Indonesia Corporate Media Awards 2026 ,dan Best Corporate Social Responsibility Award 2026 dalam ajang Indonesia CSR Awards 2026.

Apresiasi ini menjadi bukti nyata komitmen Bio Farma dalam membangun komunikasi publik yang transparan dan akuntabel, serta konsistensi mereka dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak luas bagi masyarakat.

Fondasi Kepercayaan di Era Digital

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo 2021-2024 Usman Kansong menyebut bahwa dalam peta bisnis modern, reputasi bukan sekadar pelengkap. Lebih dari itu menjadi fondasi utama keberlangsungan usaha. Menurut dia, ada benang merah yang kuat antara branding, reputasi, dan kepercayaan masyarakat di era digital.

BACA JUGA: Ekonomi Kota Bandung Tumbuh di atas 5 Persen, Fiskal Dinilai Sangat Sehat

“Branding akan membentuk reputasi, dan reputasi pada akhirnya menentukan tingkat kepercayaan masyarakat. Kepercayaan hanya dapat dibangun ketika apa yang disampaikan perusahaan selaras dengan apa yang dilakukan,” kata Usman.

Menanggapi penghargaan Best Corporate Media Impact 2026, Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto menyatakan, pencapaian ini menjadi pemantik motivasi bagi perusahaan untuk terus menjaga keterbukaan informasi.

“Sebagai perusahaan life science, Bio Farma berkomitmen untuk terus membangun komunikasi publik yang kredibel, transparan, dan selaras dengan kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat,” kata Bambang.

Menyeimbangkan People, Planet, dan Profit

Keunggulan Bio Farma juga terlihat dari komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Rasio Ridho Sani, mengingatkan pentingnya korporasi yang mengadopsi prinsip 3P (People, Planet, Profit).

“Demi kelangsungan usaha yang berkesinambungan, penting bagi perusahaan untuk tidak hanya fokus pada profit semata. Perusahaan juga perlu memperhatikan aspek karyawan dan masyarakat sekitar. Aspek planet yang dilihat dari parameter kinerja lingkungan,” jelas Ridho.

Prinsip inilah yang berhasil dipecahkan secara apik oleh Bio Farma melalui program TJSL-nya. Kadiv TJS, HSE, Manajemen Aset dan Umum Bio Farma, Hidayat Setiadji mengatakan, penghargaan ini menyempurnakan portofolio hijau perusahaan. Menurut dia, penghargaan ini melengkapi pencapaian PROPER Emas ke-10 dan Green Leadership yang diraih Bio Farma pada awal tahun ini.

“Kami terus memperkuat implementasi ESG ( Environmental, Social, and Governance ) dalam program TJSL guna menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” Hidayat.

(LIN)