Site icon katativi.com

Bandung Tak Lagi Aman, Seorang Karyawan BRI Jadi Korban Pengeroyokan

Handika Rizki Pratama (23) karyawan BRI Takekok Cianjur jadi korban pengetoyokan belasan orang di Bandung, akhir pekan lalu.

Handika Rizki Pratama (23) karyawan BRI Takekok Cianjur jadi korban pengetoyokan belasan orang di Bandung, akhir pekan lalu.

Katativi.com – Bandung tak lagi aman, setelah seorang warga komplek Junti Asri, Katapang, Kab. Bandung menjadi korban pengeroyokan di Jln Gelapnyawang, Kota Bandung, Minggu malam.

Handika Rizki Pratama (23) warga komplek Junti Asri, Katapang, Kab. Bandung menjadi korban pengeroyokan belasan pemuda, Minggu dini hari. Pengeroyokan terjadi di Jln. Gelapnyawang, Kota Bandung, sekira pukul 03.00 WIB.

Kondisi korban mengalami luka berat di bagian wajah dan memar di bagian dada dan perut. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit hasan Sadikin Bandung, untuk mendapat perawatan.

Baca Juga:  Tragedi Siswa SMPN 26 Bandung, Pemkot Nyatakan Perang terhadap Perundungan

“Kondisinya sekarang masih lemah, tapi alhamdulillah tidak ada luka dalam di kepala,” ujar Ira Herawati, ibunda korban.

Ira sendiri merasa syok mendengar putra sulungnya menjadi korban pengeroyokan. Apalagi Dika, panggilan korban, juga seorang karyawan bank BRI Takokak, Cianjur Selatan, baru pulang ke Bandung di akhir pekan.

Menurut Ira, pada Sabtu malam, Dika pamit untuk bertemu temannya pemilik kafe SPW di jln Gelapnyawang, Kota Bandung. Setelah mengobrol, Dika dengan rekan-rekannya di kafe tersebut, Dika pun pulang.

“Namun tidak tahu kenapa, saat di parkiran, tiba-tiba terdapat segerombolan pemuda menghajar Dika. Belum sempat menanyakan masalahnya,, anak saya jadi korban penganiayaan, ” kisah Ira sambil menangis.

Pihak keluarga belum sempat melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian karena masih memfokuskan merawat korban.

Sampai saat ini, pihak korban belum bisa dimintai keterangan karena kondisi masih mengkhawatirkan. “Saya polisi menangkap para  pelaku dan segera mendapat hukuman berat, ” ujarnya.

(IMN) 

 

Exit mobile version