Site icon katativi.com

HollowTr!ps dan Dheephoosty Bakar Panggung Showcase Party, Rock Bandung Bergemuruh di Jabrix

Hollowtr!ps Band

Hollowtr!ps Band yang digawamgi Agus Ngno (vokal), Yadi Edoy (bass), Adnan (Gitar), Edwin (drum). (Ist)

Katativi.com – Dentuman drum, raungan gitar, dan teriakan penonton memenuhi Jabrix Hotel & Coffee Entertainment, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Minggu (26/7/2026). Selama tujuh jam, panggung “Showcase Party: HollowTr!ps (E.P Launching) x Dheephoosty (Launching Album)” menjadi ruang selebrasi bagi musik rock independen Kota Bandung.

Sejak sore, para penikmat musik mulai memadati area pertunjukan. Mereka datang mengenakan kaus band, berkumpul di depan panggung, menunggu penampilan musisi yang akan bergantian menghidupkan suasana hingga malam.

Baca Juga:  Setelah Vakum Tujuh Tahun, Musca Siap Melangkah ke Panggung Utama

Sorotan utama malam itu adalah penampilan HollowTr!ps yang akhirnya merilis mini album (EP) bertajuk Death Obsession setelah 25 tahun perjalanan bermusik. Begitu para personel naik ke atas panggung, energi penonton langsung meledak. Permainan gitar yang bertenaga berpadu dengan dentuman drum dan karakter vokal yang khas menciptakan atmosfer modern rock dengan akar grunge yang masih terasa kuat.

Lagu-lagu dalam EP terbaru dibawakan secara langsung di hadapan penggemarnya. Setiap riff gitar disambut tepuk tangan dan koor penonton, menjadikan peluncuran Death Obsession bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan panjang perjalanan sebuah band yang bertahan melewati berbagai tantangan.

“Death Obsession”

Bagi HollowTr!ps, judul Death Obsession bukan menggambarkan sisi kelam. Album tersebut menjadi simbol obsesi mereka untuk terus berkarya melalui musik hingga akhir hayat. Semangat itu tercermin dalam penampilan mereka yang tampil penuh totalitas sepanjang pertunjukan.

Atmosfer panggung semakin panas ketika Dheephoosty mengambil alih panggung untuk memperkenalkan album terbarunya. Dengan karakter musik yang enerjik, band tersebut mengajak penonton larut dalam setiap lagu. Interaksi yang hangat antara personel dan penonton membuat suasana showcase terasa akrab, seolah menjadi perayaan bersama komunitas musik independen Bandung.

Kemeriahan acara tidak berhenti pada dua band utama. Deretan musisi seperti Mantra Surugana, Wen & The Wknders, Robert Rockers, Moxide, M.Y.C, Shout For Hate, Eat That Soup, Little Chaos, hingga Rumah Sakit Jiwa bergantian mengisi panggung dengan karakter musik masing-masing. Pergantian penampil membuat energi acara tetap terjaga dari sore hingga malam.

Acara yang berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 22.00 WIB itu menjadi bukti bahwa skena musik independen Bandung masih hidup dan terus berkembang. Bagi HollowTr!ps, peluncuran EP Death Obsession menjadi penanda lahirnya karya setelah penantian selama 25 tahun.

Deephoosty Band saat sesi wawancara bersama Hollowtr!pd. (wok)

Sementara bagi Dheephoosty, malam itu menjadi awal perjalanan album baru yang langsung diperkenalkan kepada publik melalui panggung yang penuh energi.

Band yang dibentuk 2019 ini meluncurkan album bertajuk “Heaven” tampil lengkap, minus Cepi (gitar) karena sakit. Band ini tampil dengan berformasi Adie (gitar), Rudy (drumer), Mala (vocal), Anies (vocal), Vay (vocal) Gugun (violin).

Showcase Party di Jabrix pun menjadi lebih dari sekadar konser. Ia menjadi panggung pembuktian bahwa semangat berkarya, solidaritas antarmusisi, dan antusiasme penonton masih menjadi napas utama perkembangan musik independen di Kota Bandung.

Isn

Exit mobile version