Senin, Mei 27, 2024
spot_img
BerandaNewsJabarKick Of PPDB 2024, Bey Tegaskan Komitmen Transparansi

Kick Of PPDB 2024, Bey Tegaskan Komitmen Transparansi

KATATIVI.COM, BANDUNG: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2024 dengan prinsip bersih, berkualitas, dan berintegritas. PJ Gubernur Jabar menekankan pentingnya transparansi dan ketidakberpihakan dalam proses PPDB, serta menjamin bahwa tidak ada praktik titipan.

“Pada PPDB kali ini, tidak akan ada ruang untuk praktik titipan. Semua proses harus transparan dan masyarakat harus puas. Setiap keputusan harus dijelaskan dengan jelas, agar tidak terjadi ketidakpuasan,” tegas PJ Gubernur Jabar dalam acara penandatanganan komitmen bersama dan Kick Off PPDB 2024 di Aula Barat, Gedung Sate, pada Rabu (8/5/24).

Bey Machmudin menjamin bahwa PPDB 2024 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat akan dilakukan dengan keterbukaan, keadilan, dan ketegasan. Persiapan telah dilakukan dengan matang, termasuk melalui konsultasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

BACA JUGA: asnSekda Herman Ajak ASN Jabar Kerja Berorientasi Outcome

“Persiapan telah kami lakukan dengan seksama, dan kami telah berkoordinasi dengan kementerian terkait. Kami yakin bahwa persiapan yang kami lakukan merupakan yang terdepan,” tambahnya.

Dalam upaya mencegah pungutan liar, pemerintah menggandeng Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar). Bey menegaskan bahwa siapapun yang terlibat dalam praktik pungutan liar akan ditindak tegas. Masyarakat juga diminta untuk tidak percaya pada pihak yang menawarkan jasa meloloskan dalam PPDB.

“Aturan dan tata cara PPDB tetap sama dengan tahun sebelumnya, namun kami akan lebih tegas dalam menegakkan aturan. Setiap praktik pemalsuan atau pungutan liar akan ditindak tegas oleh tim Saber Pungli,” ujarnya.

Pendaftaran tahap pertama PPDB 2024 dimulai pada tanggal 3 Juni 2024. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Sapawarga dan situs web resmi Dinas Pendidikan Jabar.

“Kami menyediakan dua opsi pendaftaran, baik melalui aplikasi Sapawarga maupun situs web Dinas Pendidikan Jabar. Semua layanan terkait akan tersedia dalam satu tempat, termasuk pengaduan,” jelas Bey.

Tahap pertama pendaftaran ini ditujukan khusus bagi keluarga dengan kondisi ekonomi tidak mampu. Total kuota PPDB 2024, baik untuk sekolah negeri maupun swasta, melebihi 700.000.

“Kuota untuk sekolah negeri mencapai lebih dari 300.000, dan total dengan sekolah swasta mencapai lebih dari 700.000. Pada tahap pertama, zonasi akan menjadi pertimbangan utama untuk keluarga ekonomi tidak mampu, sementara tahap kedua akan membuka kesempatan lebih luas,” pungkas Bey.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments