Kolaborasi Pusat-Daerah, Rusunami Siap Jadi Hunian Layak bagi MBR di Bandung

KATATIVI.COM: Pemerintah pusat dan daerah mempercepat program Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di Kota Bandung sebagai solusi hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam membangun kolaborasi lintas pemerintahan.

MBR
Kolaborasi Pusat-Daerah, Rusunami Siap Jadi Hunian Layak bagi MBR di Bandung (ist)

Menurut dia, sinergi pusat, provinsi, hingga tingkat kota menjadi kunci percepatan program perumahan rakyat.

BACA JUGA: Stikom Bandung Wisuda 76 Lulusan, Siap Bersaing di Era Digital

“Tidak mungkin mulus tanpa kendala, tapi dengan integritas, tata kelola yang baik, dan kerja sama, program ini bisa berjalan tepat sasaran,” kata Maruarar saat meninjau lokasi rencana pembangunan, Kamis (12/2/2026).

Program Rusunami direncanakan di beberapa lokasi, termasuk kawasan Cimincerang, Bandung Timur. Pemerintah menargetkan detail skema program rampung dalam dua pekan ke depan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berharap kota ini mendapat alokasi sekitar 1.000 unit rumah subsidi dengan skema kepemilikan, bukan relokasi. Pembiayaan akan didukung subsidi Tapera agar cicilan lebih terjangkau, dengan guru diusulkan sebagai salah satu prioritas penerima.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menambahkan, pengembangan perumahan vertikal akan didorong untuk menekan alih fungsi lahan dan berpotensi direplikasi di kota lain di Jawa Barat.

(LIN)