Senin, Mei 27, 2024
spot_img
BerandaNewsJabarLongsor Cipongkor, Tim Evakuasi Temukan Tiga Jenazah

Longsor Cipongkor, Tim Evakuasi Temukan Tiga Jenazah

KATATIVI.COM: Sedikitnya sudah 3 jenazah berhasil dievakuasi Tim gabungan longsor di Desa Cibenda,  Kecamatan Cipongkor, Kab Bandung Barat, Selasa (26/3/2024). Dua jenazah anak-anak dan satu jenazah dewasa.

Hingga kini, 527 warga masih tinggal di tempat pengungsian. Sedangkan rumah yang rusak akibat banjir dan tanah longsor, pemerintah provinsi Jawa Barat akan  mempertimbangkan penelitian apakah direhabilitasi atau relokasi.

Dalam kunjungan Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin ke lokasi bencana banjir bandang dan longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (26/3/2024).

Bey mengapresiasi kerja cepat dari berbagai stakeholders yang bahu membahu memberi pertolongan untuk masyarakat setempat dengan menghadirkan dapur umum dan posko pengungsian maupun posko kesehatan.

“Kami dengan Pak Kapolda, BMKG, Pak Danrem, juga BPBD meninjau lokasi pengungsi dan kami apresiasi kepada pihak yang telah membantu TNI/POLRI, Tagana, Dinas Sosial, Kementerian Sosial, Pramuka, dan relawan, yang telah membantu membuat dapur umum juga segala kebutuhan pengungsi,” ucap Bey.

Ketika berada di tempat pengungsian, Bey berbincang dengan warga untuk memastikan keberadaannya dalam kondisi sehat dan layak.

“Mereka mengerti dengan mengungsi ke sini. Ada yang rumahnya masih ada, tapi untuk keamanan mereka di sini (tempat pengungsian),” tuturnya.

Meninjau lokasi bencana
Bey Machmudin meninjau lokasi bencana longsor dan banjir bandang Cibenda, Kec. Cipongkor, KBB, Selasa (26/3/2024). (Ist)

Demi menjaga keselamatan warga, Bey meminta Pemda Kabupaten Bandung Barat untuk mengeluarkan edaran situasi tanggap darurat dalam beberapa hari ke depan.

Hal itu beriringan dengan riset yang sedang dilakukan oleh PVMBG terkait kontur tanah, apakah warga harus direlokasi atau tidak.

“Yang pertama adalah harus ini (Pemda KBB) mengeluarkan keputusan tanggap darurat, artinya akan bisa bantuan masuk dari BNPB dan untuk kondisi tanah di situ sedang diasesmen oleh PVMBG. Dari BMKG menyebut bahwa hujan diprakirakan terjadi dalam 10 hari ke depan. Pengungsi disarankan untuk tidak kembali dulu ke tempat tinggalnya,” jelas Bey.

Terkait warga yang rumahnya tertimpa longsor, ia mengemukakan, pemerintah akan memberikan bantuan.

Namun, hal yang paling penting tentu saja memikirkan penanganan relokasi rumah demi keamanan dan keselamatan warga.

“Tentu akan ada santunan (untuk warga yang anggota keluarganya meninggal) dan yang terpenting lagi untuk masyarakat sini kita pikirkan akan relokasi atau seperti apa karena keamanan dan keselamatan masyarakat adalah yang utama bagi kami,” imbuh Bey.

“Melihat kondisi tanahnya secara kasat mata memang sepertinya tanahnya bergerak, tetapi kita menunggu asesmen dari tim PVMBG dan mungkin hari ini sudah masuk,” pungkasnya.

Bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Bandung Barat  pada Minggu (24/3/2024), sekitar pukul 23.00 WIB, menerjang lima desa.

Lima desa tersebut, yakni Cibenda, Baranangsiang, dan Cijambu di Kecamatan Cipongkor. Selain itu, Desa Cibitung dan Sukaresmi di Kecamatan Rongga.

Akibat hujan deras menyebabkan banjir bandang bahkan hingga longsor di beberapa titik. Namun titik pusatnya di Kampung Gintung RT 03/RW 04, Desa Cibenda.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments