Pegadaian Jabar Ajak Generasi Muda Melek Finansial Lewat Program FLOW di Kampus ITB Jatinangor

KATATIVI.COM:  PT Pegadaian (Persero) Kanwil X Jawa Barat terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional. Kali ini sasarannya generasi muda kampus. Melalui program Financial Literacy on The Way atau FLOW Batch,  Pegadaian Jabar menggelar edukasi keuangan langsung di The Gade Creative Lounge, Gedung Kuliah Umum I Lantai 2, Kampus ITB Jatinangor.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan BLK 2026 yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

pegadaian
Pegadaian Jabar Gelar Edukasi Literasi Keuangan dengan Mahasiwa (ist)

Untuk diketahui, FLOW dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman praktis soal tata kelola keuangan pribadi. Tentunya tidak sebatas cara menabung dan berinvestasi, lebih dari itu ada penggunaan produk dan layanan keuangan legal, budaya integritas, hingga nilai-nilai antikorupsi.

BACA JUGA: Perkuat Kepedulian Sosial, Pegadaian Kanwil X Jabar Gelar Aksi Donor Darah Targetkan 125 Kantong

Disajikan dengan format ringan dan interaktif, Pegadaian Jabar ingin memastikan edukasi finansial tidak terasa kaku dan mudah dipahami anak muda.

Komitmen Pegadaian Dorong Literasi Sejak Dini

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran finansial sejak masa kuliah. Salah satunya melalui kegiatan FLOW.

Selain melek keuangan, melalui kegiatan FLOW, Eko berharap mahasiwa mampu menjadi bagian dari masyarakat yang cerdas, kritis dan terlindungi secara finansial dalam mengambil setiap keputusan investasi maupun pengelolaan dana.

“Generasi muda yang mandiri secara ekonomi, akan lebih tangguh menghadapi tantangan masa depan,” kata Eko.

Melalui keberlanjutan program FLOW, Pegadaian menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan gadai dan pembiayaan. Pegadaian juga hadir sebagai agen perubahan yang membangun fondasi literasi dan integritas generasi muda Indonesia.

“Kerja sama antar sektor yang dilakukan hari ini diharapkan mampy menciptakan ekosistem finansial nasional yang lebih sehat, inklusif, dan bebas dari kejahatan keuangan,” kata dia.

(LIN)