Polda Jabar Buka Puasa Bersama Serikat Buruh, Perkuat Dialog Hubungan Industrial

Katativi.com – Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jawa Barat menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama pimpinan serikat pekerja dan serikat buruh di Jawa Barat, Selasa (17/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi serta menjaga hubungan industrial yang harmonis di wilayah Jawa Barat.

Baca Juga: KSPSI Jabar Munggahan dan Rayakan HUT ke-53, Perkuat Sinergi dengan Polda

Acara berlangsung di Rumah Makan Sambel Hejo Natuna. Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut arahan Direktur Intelkam Polda Jawa Barat untuk membuka ruang dialog yang lebih humanis antara kepolisian dan elemen buruh.

Kasubdit Sosial Budaya Ditintelkam Polda Jabar AKBP M. A. Taufan T. S., S.H. hadir mewakili Polda Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan sinergi antara aparat kepolisian dan organisasi buruh guna menciptakan stabilitas daerah.

Menurut Taufan, dialog terbuka dapat membantu mengantisipasi berbagai persoalan ketenagakerjaan sejak dini. Sinergi tersebut juga cukup penting untuk menjaga iklim investasi sekaligus memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi.

Sejumlah pimpinan serikat pekerja tingkat Jawa Barat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Dadan Sudiana (SPN), Dede Rahmat (FSPMI), Ajat Sudrajat (SBSI ’92), Iyan Sopyan (Aliansi Buruh Jawa Barat/ABJ), Robi, Opik Taufik, dan Agus Hoerudin dari RTMM SPSI.

Buka Bersama Pererat Komunikasi Serikat Buruh dan Polda

Selain itu, hadir pula Edi Suherdi dan Rizky Januar Rachmat dari KEP SPSI, M. Sidarta (LEM SPSI), Adang Sutisna (TSK SPSI), Sudaryanto dan Rismanto dari KASBI, serta Baharudin S dari KSBSI.

Perwakilan serikat buruh mengapresiasi inisiatif Polda Jawa Barat yang menggelar silaturahmi di bulan Ramadan. Mereka menilai momentum tersebut menjadi kesempatan baik untuk mempererat komunikasi antara buruh, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

“Ini momentum bagi kami untuk duduk bersama, menyamakan persepsi, serta memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi seiring dengan terjaganya iklim investasi dan keamanan di Jawa Barat,” ujar salah satu perwakilan buruh.

Para peserta berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Mereka mendorong agar dialog antara kepolisian dan organisasi buruh terus berlanjut guna menjaga stabilitas daerah serta menciptakan hubungan industrial yang kondusif.

Melalui silaturahmi ini, Ditintelkam Polda Jawa Barat dan para tokoh buruh juga berkomitmen membangun komunikasi yang lebih intensif. Dengan dialog yang konstruktif, potensi konflik ketenagakerjaan di masa depan akan dapat terantisipasi lebih awal.

ISN