KATATIVI.COM: DPW PPP Jawa Barat melakukan evaluasi besar-besaran. Partai ini kini membuka diri untuk merangkul anak muda agar tidak kehilangan pemilih di Pemilu mendatang.
Sekwil PPP Jabar Agus Solihin mengatakan, selama ini PPP identik dengan kegiatan Islami. Namun hal itu membuat partai kehilangan segmen muda.

“PPP lemah di Pemilu lalu karena tidak bisa membuka diri. Makanya saat ini kita buka untuk mereka yang kemarin terlupakan,” kata Agus saat Nobar di Bandung, Senin (20/7/2026).
BACA JUGA: Â Ketum PPP Mardiono Singgung Filosofi Salat Berjamaah: Makmum Wajib Ikut Imam
Untuk itu, instruksi merangkul anak muda sudah diberikan hingga tingkat PAC. Programnya mulai dari nobar, pendidikan politik, hingga pelatihan wirausaha plus modal usaha.
Agus menargetkan 60 persen pemilih ke depan adalah anak muda. “Karena partai adalah ruang penghidupan, maka kami siapkan itu semua,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua PPP Jabar Usep Sakur menegaskan, kaum muda adalah segmen khusus yang efektif menjadi mitra politik. Berkaca dari nilai persaudaraan di sepakbola, pihaknya yakin bahwa hal itu bisa menjadi jembatan memperkuat ikatan sosial.
“PPP mencoba perlahan untuk mengubah paradigma sebagai partai ‘kolot’. Tentunya tidak meninggalkan marwah. Dengan berbagai talenta anak muda yang sangat bagus, kami percaya semua akan berkembang dengan baik,,” kata Usep.
(Ruli)