Mengetuk Pintu Berkah Idul Adha, Ikhtiar Pegadaian Jabar Rawat Gizi Masyarakat

KATATIVI.COM: Suasana Aula PT Pegadaian Kantor Wilayah X Jawa Barat pada Jumat pagi (29/05/2026) terasa berbeda dari biasanya. Riuh rendah obrolan hangat warga berpadu dengan senyum ramah para karyawan. Hari itu, bukan transaksi gadai atau investasi emas yang menjadi menu utama, melainkan sebuah aksi kemanusiaan yang dibungkus dalam khidmatnya menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Melalui program bertajuk “Pegadaian Peduli Pangan Sehat Protein Hewani (Qurban) Tahun 2026″,  Pegadaian mengambil peran nyata dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Idul Adha
Warga Tampak Gembira Menerima Paket Protein Hewani dari Pegadaian (IST)

Sepanjang bulan Mei 2026, aksi ini bergerak serentak, menyisir wilayah-wilayah di Jawa Barat melalui kantor Area dan Cabang.

BACA JUGA: Jelang Idul Adha, Polban Gelar Pelatihan Alat Perebah Hewan Qurban di KBB

Bukan sekadar ritual tahunan, gerakan ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ke-2, yaitu mengikis angka kelaparan.

Wujud Syukur dan Kehadiran Nyata

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menegaskan bahwa esensi dari ibadah kurban adalah tentang berbagi keberkahan. Baginya, pertumbuhan positif yang diraih Pegadaian selama ini tidak lepas dari doa dan dukungan masyarakat sekitar.

“Program Pegadaian Peduli Pangan Sehat ini adalah bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT dan wujud komitmen nyata perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Pegadaian memberikan manfaat langsung, khususnya dalam pemenuhan gizi sehat melalui protein hewani,” kata Eko seusai menyerahkan paket kurban.

Tahun ini, komitmen tersebut diwujudkan dalam angka yang konkret. Kanwil X Bandung sukses menghimpun dan menyalurkan enam ekor sapi dan 57 ekor kambing.

“Di level kantor wilayah Bandung, kita salurkan dua ekor sapi yang diolah higienis menjadi 355 paket sedekah protein hewani,” kata dia.

Sementara itu, empat ekor sapi lainnya disebar melalui kantor-kantor Area, disusul puluhan kambing yang didistribusikan oleh seluruh kantor Cabang se-Jawa Barat.

“Kami menerapkan standar kebersihan yang ketat  untuk menjaga kualitas. Untuk memastikan proses penyembelihan hingga distribusi berjalan cepat dan bersih, kami juga menggandeng panitia profesional. Dengan begitu, dagung sampai ke warga dalam kondisi layak konsumsi,” kata Eko.

Senyum Haru di Sudut Kota

Dampak dari program ini langsung terasa di akar rumput. Di antara ratusan warga yang mengantre dengan tertib, tampak Ceu Neni, salah satu warga lokal yang menerima manfaat. Matanya berkaca-kaca saat menerima paket jinjingan berisi daging segar berkualitas dari petugas.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pegadaian,” kata Neni.

Di hari yang spesial ini, kata dia, bantuan daging kurban ini sangat berarti bagi dirinya dan keluarga. Neni mengaku jarang memasak menu dengan protein terjamin dan berkualitas.

“Semoga Pegadaian semakin sukses dan semakin banyak program peduli warga kecil seperti kami,” kata dia.

Ungkapan sederhana dari Ceu Neni menjadi potret sekaligus validasi bahwa program ini tepat sasaran. Di tengah tantangan ekonomi dan pemenuhan gizi yang kian dinamis, hadirnya korporasi yang peduli pada aspek paling mendasar dari kehidupan, yaitu pangan, menjadi oase tersendiri.

(LIN)