Katativi.com – Pengelola restoran Darmaga Sunda di Jalan Raya Lembang, Desa Gudangkahuripan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resmi menempuh jalur hukum usai insiden kegaduhan di lokasi usahanya viral di media sosial.
Baca Juga:Â BUBOS 7, 1,4 Juta Rantang Makanan Dibagikan kepada Warga Tak Mampu
Pemilik restoran melaporkan ke pihak kepolisian atas peristiwa yang terjadi di tengah suasana suasana libur Lebaran tersebut. Alasan pelaporan itu pihak pemilik menganggap kegaduhan ini merugikan bisnis dan kenyamanan pengunjung.
Pemilik Darmaga Sunda, Dadang Arifin, mengonfirmasi bahwa keributan tersebut terjadi pada Senin (31/3/2026) atau H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, sekitar pukul 16.00 hingga 20.00 WIB.
“Iya betul ada keributan di restoran milik saya. Saya juga tidak menyangka kejadiannya kemudian viral,” ujar Dadang, Selasa (31/3/2026).
Dampak Kerugian dan Keluhan Konsumen
Dadang menjelaskan, aksi kegaduhan yang dilakukan sekelompok orang tersebut berdampak fatal pada operasional restoran. Akibat situasi yang tidak kondusif, aktivitas restoran sempat terhenti selama beberapa jam.
“Sangat merugikan karena berdampak pada merosotnya jumlah pengunjung pada momen libur Lebaran kemarin. Penurunan pengunjung mencapai 40 persen,” ungkapnya.
Tak hanya kehilangan potensi pendapatan, Darmaga Sunda juga menerima gelombang komplain dari para tamu yang merasa terganggu.
“Pengunjung akhirnya komplain ke saya. Ada yang memberikan ulasan bintang satu di Google, ada juga yang meminta diskon karena merasa terganggu. Ini kerugian besar bagi bisnis saya,” tambahnya.
Dadang mengaku mengenal sejumlah orang yang terlibat dalam kegaduhan tersebut. Namun, karena tindakan mereka dinilai sudah kelewat batas, ia memilih menyelesaikan masalah ini secara hukum.
Ia telah resmi melaporkan kejadian tersebut dengan sangkaan perbuatan tidak menyenangkan dan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.
“Saya sudah membuat laporan polisi karena aksi mereka melakukan perbuatan tidak menyenangkan di tempat usaha saya,” tegas Dadang.
Sebelumnya, potongan video yang memperlihatkan seorang wanita berbicara dengan nada tinggi di hadapan pengunjung yang sedang makan viral di platform media sosial, memicu beragam reaksi dari warganet.
ISN