Katativi.com — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau agar jamaah umrah menunda keberangkatan ke tanah Suci hingga kondisi kembali kondusif. Imbauan ini menyusul situasi di Timur Tengah memanas.
Demikian siaran pers Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (1/3/2026). Imbauan ini karena pemerintah mempertimbangkan aspek keselamatan dan pelindungan jamaah umrah Indonesia.
Baca Juga: Mulai 17 Mei 2023, Bandara Kertajati Layani Penerbangan Bandung – Kuala Lumpur
“Langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara. Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil.
Dahnil juga meminta seluruh jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air agar tetap tenang dan tidak panik. Pihak Kemenhaj bersama Kementerian Luar Negeri RI terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi. Begitu pula koordinasi dengan maskapai penerbangan serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memastikan jamaah yang mengalami penundaan kepulangan dapat tertangani dengan baik.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi, maskapai, dan PPIU agar jamaah yang tertunda kepulangannya dapat penampungan di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” lanjutnya.
Dahnil meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Seluruh pihak diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah guna menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat menimbulkan keresahan.
Sementara itu, terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan belum terdapat dampak. Persiapan masih terus berjalan baik tahapan perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai jadwal.
“Kami berharap kondisi segera normal dan semua pihak dapat menahan diri. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan mengambil langkah yang perlu demi keselamatan serta kenyamanan jamaah,” pungkasnya.
ISN